Afrika Selatan Ingin Pantau Semua Transaksi Cryptocurrency Mulai 2019

2019-01-17 16:48:03

KoinRocket - Pemerintah Afrika Selatan melalui Crypto Assets Regulatory Working Group dikabarkan tengah menyiapkan regulasi yang lebih ketat untuk memantau semua transaksi cryptocurrency tahun ini.

Dari dokumen konsultasi yang baru saja dipublikasikan, CARWG mengatakan aset crypto mungkin memiliki dampak serius pada sektor keuangan di negara ini. Selain itu, ia memberikan terlalu banyak peluang untuk arbitrase pengaturan.

“Aset Crypto tidak sesuai dalam kerangka peraturan saat ini,” lanjut kelompok kerja regulasi aset digital tersebut sebagaimana dilansir Bitcoinist, Kamis (17/01/2019).

Sejumlah langkah yang akan diambil CARWG adalah mengenai pemantauan transaksi cryptocurrency. Pemantauan akan difokuskan pada Anti-money laundering (AML)/Know Your Customeer (KYC).

Itu untuk memastikan bahwa bursa cryptocurrency, layanan kustodian, dan ATM Bitcoin mematuhi undang-undang keamanan finansial Afrika Selatan yang ada. Mereka semua perlu mendaftar ke IFWG dan mematuhi ketentuan AML/CFT (memerangi pendanaan terorisme) berdasarkan Undang-Undang Pusat Intelijen Keuangan.

Penyedia layanan juga perlu memantau transaksi pengguna, terutama transaksi besar yang dapat menandakan aktivitas teroris. Bagi yang gagal mematuhi persyaratan, mereka akan dikenakan sanksi.

CARWG berpendapat bahwa mereka harus membuat rancangan undang-undang baru, khususnya pada saat minat masyarakat dan jumlah penipuan dan peretasan meningkat.

Dokumen ini sendiri masih terbuka bagi publik untuk berkomentar hingga 15 Februari. Meski baru tahap rancangan, CARWG rencananya akan menerbitkan regulasi tersebut pada akhir tahun ini. 

CARWG sendiri dibentuk oleh Intergovernmental Fintech Working Group yang terdiri dari South African Reserve Bank (SARB) dan Departemen Keuangan. Kelompok ini bertujuan untuk memajukan jalan bagi regulasi mata uang digital di Afrika Selatan.

Source: Bitcoinist.com

Foto: Kryptomoney.com