Dukung Crypto, Thailand Siap Amendemen Dekrit Kerajaan soal Aset Digital

2019-11-26 10:33:34

KoinRocket.id - Thailand tampaknya bakal menjadi salah satu negara yang ramah terhadap perkembangan cryptocurrency. Pemerintah negara dikabarkan bakal mengamandemen dekrit atau keputusan kerajaan tentang bisnis aset digital pada tahun depan.

Rencana yang akan dilakukan oleh Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Thailand tersebut bertujuan untuk mendukung pertumbuhan aset digital dengan mengutamakan perlindungan bagi investor risiko.

SEC dilaporkan sedang mempelajari apakah keputusan kerajaan tersebut memiliki area yang menjadi penghalang bagi bisnis aset digital.

"Regulator harus fleksibel untuk menerapkan aturan dan regulasi yang sesuai dengan lingkungan pasar," kata Ruenvadee Suwanmongkol, Sekretaris Jenderal SEC dikutip dari Bangkok Post, Selasa (26/11/2019).

Mereka mencontohkan, undang-undang tidak boleh ketinggalan jaman dan harus melayani kebutuhan pasar, terutama untuk produk aset digital baru, dan bersaing dengan pasar global. “Kita perlu menjajaki segala kemungkinan hambatan," lanjutnya.

Sebagai informasi, keputusan kerajaan soal aset digital mulai berlaku pada 14 Mei 2018. Keputusan ini mengatur empat jenis perantara bisnis sekunder: pertukaran digital, perusahaan pialang, dealer dan penyedia layanan portal token, juga dikenal sebagai portal initial coin offering (ICO).

Keputusan ini juga mencakup cryptocurrency, token digital dan unit data elektronik lainnya. Pertukaran, pialang dan dealer disebutkan wajib untuk mengajukan lisensi dari Departemen Keuangan, sedangkan portal ICO harus disetujui oleh SEC.

Bagi penjual token digital tanpa izin dan yang mengadakan seminar tanpa izin untuk mengumpulkan investasi mata uang kripto, mereja akan didenda tidak lebih dari dua kali lipat nilai transaksi digital atau setidaknya 500.000 baht dan bisa menghadapi hukuman penjara hingga dua tahun.

Investor yang melakukan perdagangan terkait aset digital wajib membayar pajak pertambahan nilai (PPN) 7%, di atas 15% pajak pemotongan atas capital gain dan pengembalian dari investasi tersebut.


Source: Bangkokpost.com

Foto: Blokt.com

Penulis/Editor: Andri Alfansyah