Inggris Akui Cryptocurrency sebagai Properti yang Dapat Diperdagangkan

2019-11-20 12:04:12

KoinRocket.id - Lawtech Delivery Panel (LDP), satuan tugas yang terdiri dari hakim dan pengacara senior di Inggris mempublikasikan pernyataan hukum mengenai kejelasan status cryptocurrency, teknologi blockchain, dan smart contract.

Mengutip laman Cryptoslate, Rabu (20/11/2019), LDP dalam pernyataan hukum setebal 46 halaman tersebut mengakui aset kripto sebagai properti yang dapat diperdagangkan berdasarkan undang-undang Inggris.

LDP sendiri adalah sebuah inisiatif yang didukung pemerintah yang bekerja untuk meningkatkan industri teknologi Inggris, termasuk cryptocurrency atau aset kripto, teknologi blockchain dan smart contract.

Kanselir Pengadilan Tinggi Sir Geoffrey Vos mengatakan, inisiatif itu adalah momen penting bagi Inggris karena membahas topik hukum yang sulit dengan cara yang sangat mudah dipahami dan dapat dipahami.

Di samping menjelaskan cryptocurrency sebagai properti yang dapat diperdagangkan, pernyataan hukum tersebut juga mengakui smart contract sebagai perjanjian yang sah yang dapat ditegakkan berdasarkan hukum Inggris membuka peluang bagi terciptanya aplikasi baru untuk teknologi blockchain.

Jaringan pengusaha Inggris, Tech Nation, mengatakan pengakuan ini dapat merevolusi perjanjian dan secara drastis meningkatkan proses penyelesaian untuk semuanya, mulai dari hipotek dan penelitian medis hingga kepemilikan properti.

Upaya yang dilakukan oleh Satgas Yurisdiksi Inggris menunjukkan bahwa adopsi teknologi baru berlangsung dengan cepat. Hal ini sejalan dengan prediksi dari Forum Ekonomi Dunia yang menyebutkan, 10 persen dari PDB global akan disimpan pada blockchain pada tahun 2027

Direktur LDP Jenifer Swallow mengatakan bahwa inisiatif sistem hukum yang didasarkan pada yurispudensi seperti ini mendukung pertumbuhan bisnis, kejelasan hukum, dan evolusi teknologi baru.

London, Ibukota Inggris, sendiri dikenal pusat fintech paling aktif di dunia. Ini membuatnya menjadi lahan subur untuk inovasi crypto dan blockchain karena ada banyak optimisme di pasar meski diwarnai ketidakpastian seputar Brexit.


Source: Cryptoslate.com

Foto: Ethereumworldnews.com

Penulis/Editor: Andri Alfansyah