Kelompok G20 Desak Penetapan Standar Global untuk Pantau Risiko Aset Kripto

2019-06-10 12:29:20

KoinRocket - Industri cryptocurrency kini menjadi perhatian G-20. Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral kelompok negara dengan perekonomian besar di dunia tersebut dikabarkan telah mendesak adanya penetapan standar global untuk memantau risiko di sekitar aset cryptocurrency.

Desakan tersebut diajukan kepada Dewan Stabilitas Keuangan (FSB) dalam komunike bersama yang dipublikasikan di situs web Kementerian Keuangan Jepang pada 9 Juni, usai pertemuan G20 di Fukuoka.

Mereka mendesak lembaga-lembaga terkait untuk memberikan pertimbangan yang lebih besar terhadap aset kripto dan mempertimbangkan tindakan yang sesuai.

“Kami meminta FSB dan badan pengaturan standar untuk memantau risiko dan mempertimbangkan untuk mengerjakan tanggapan multilateral tambahan sesuai kebutuhan,” bunyi dokumen yang sudah diteken bersama seperti dikutip Cointelegraph, Senin (10/6/2019).

Dalam dokumen tersebut, mereka juga menyatakan bahwa inovasi teknologi, termasuk yang mendasari aset kripto, dapat memberikan manfaat signifikan bagi sistem keuangan dan ekonomi yang lebih luas. Pernyataan ini sendiri sebelumnya juga terdapat dalam dokumen yang dirilis setelah pertemuan puncak G20 di Buenos Aires pada Juli tahun lalu.

Meski optimis soal aset kripto, mereka dalam dokumennya juga mengangkat keprihatinan atas teknologi tersebut.

"Sementara aset crypto tidak menimbulkan ancaman bagi stabilitas keuangan global pada saat ini, kami tetap waspada terhadap risiko, termasuk yang terkait dengan perlindungan konsumen dan investor, anti pencucian uang (AML) dan melawan pendanaan terorisme (CFT)."

Para pihak yang terlibat berharap adanya adopsi Interpretative Note dan panduan soal aset kripto dari Satgas Tindakan Keuangan (FATF) yang akan dibahas pada rapat pleno akhir bulan ini.

Para menteri keuangan dan gubernur bank sentral disebutkan menyambut baik langkah-langkah yang diambil oleh badan pengawas internasional, Organisasi Internasional Komisi Sekuritas dan FSB mengenai cryptocurrency.

Source: Cointelegraph.com

Foto: PressTV.com

Penulis/Editor: Andri Alfansyah