Komisi Bursa dan Sekuritas Filipina Tunda Lagi Regulasi tentang ICO

2019-01-04 15:51:12

KoinRocket - Pelaku bisnis cryptocurrency di Filipina tampaknya harus menanggung kekecewaan. Pasalnya, regulasi mengenai Initial Coin Offering (ICO) atau penawaran koin perdana tak kunjung diterbitkan pemerintah negara tersebut.

Malah, laporan terbaru menyebutkan bahwa Komisi Bursa dan Sekuritas Filipina (PSEC) telah menunda lagi penerbitan regulasi ICO tersebut. Padahal sebelumnya mereka setuju untuk mengeluarkannya pada akhir tahun lalu.

Dikutip Bitcoinnews, Jumat (04/01/2019), PSEC menyatakan bahwa regulator bekerja dengan pemangku kepentingan yang berbeda dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk menyusun serangkaian peraturan baru untuk industri ini.

Komisi tersebut juga memberikan isyarat bahwa ICO dapat ditunjuk sebagai sekuritas dan karenanya harus disetujui oleh mereka.

Namun, regulator juga disebutkan cukup fleksibel dalam hal-hal lain. Seperti penjualan token kepada kurang dari 20 orang atau entitas dalam satu tahun, penjualan ke bank dan lembaga investasi, serta dana pensiun dapat dikecualikan dari pendaftaran.

Menurut Presiden PSEC Emil Aquino, sektor cryptocurrency ini memiliki manfaat, dan melarangnya seperti yang dilakukan China bukanlah solusi terbaik untuk masalah ini.

Untuk diketahui, ada lebih dari 10 perusahaan blockchain yang mengantongi izin untuk mendirikan kantor mereka di zona ekonomi khusus Cagayan. Tiga bursa cryptocurrency telah diberikan lisensi untuk beroperasi di negara tersebut.

Hanya saja, aturan jelas mengenai cryptocurrency dan bisnis terkait seperti ICO di Filipina belum diterbitkan. Jadi sektor mata uang digital tersebut harus menunggu lagi sampai pemerintah negara tersebut mencapai konsensus tentang aturan baru tersebut.

Source: Bitcoinnews.com

Foto: Bitpinas.com