Korea Selatan Peringatkan Soal Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC)

2019-02-07 17:59:48

KoinRocket - Sejumlah bank sentral beberapa negara menilai bahwa Central Bank Digital Currencies (CBDC) sebagai pilihan dan solusi untuk mengatasi tantangan yang dihadapi saat melakukan pembayaran lintas batas.

Namun tidak demikian dengan bank sentral Korea Selatan, Bank of Korea (BoK). Mereka baru-baru ini memutuskan untuk menentang langkah tersebut setelah melalui proses konsultasi selama enam bulan.

Laporan terbaru dari Yonhap News Agency menyebutkan BoK sudah mengeluarkan peringatan terkait CBDC, yang diteliti oleh sejumlah negara di dunia seperti Singapura, Inggris, Kanada, dan lainnya.

Sebagaimana dilansir dari Cointelegraph, Kamis (7/2/2019), BoK menyatakan bahwa CBDC akan menimbulkan sejumlah masalah, seperti penarikan dana besar-besaran dari lembaga swasta, menekan likuiditas, dan menaikkan suku bunga.

“CBDC adalah semacam rekening bank yang diterbitkan BoK. Orang-orang mempercayainya lebih dari satu di bank komersial,” tulis seorang sumber kepada Yonhap.

“Setoran giro adalah salah satu sumber pinjaman terbesar oleh bank. Ketika orang menarik uang, bank menaikkan suku bunga, atau menurunkan rasio cadangan, untuk mendapatkan lebih banyak dana,” tambahnya.

Mencukil data dari Bank of International Settlements yang didukung 60 bank sentral, sekitar 70 persen bank sentral di dunia disebutkan sedang mengadakan beberapa penelitian mengenai CBDC pada tahun ini.

Peringatan yang dikeluarkan BoK jelas menunjukkan bahwa pemerintah Korea Selatan tidak akan mengubah kebijakannya mengenai cryptocurrency. Pembuat kebijakan di negara tersebut tidak akan mencabut larangannya terhadap ICO.

Source: Cointelegraph.com

Foto: Istimewa