Korsel Pertimbangkan Revisi Regulasi Cryptocurrency

2019-04-05 12:22:07

KoinRocket - Sebagai negara yang ramah terhadap cryptocurrency, Korea Selatan memiliki regulasi yang mengatur segala hal yang berkaitan dengan hal itu. Namun kabarnya regulasi tersebut rencananya akan disempurnakan.

Seperti berita yang dilansir Cointelegraph dari ZDNet Korea, Jumat (5/4/2019), pemerintah Korsel sedang mempertimbangkan untuk melakukan revisi terhadap kerangka regulasi yang berkaitan dengan cryptocurrency.

Di acara konferensi Deconomy di Seoul, pejabat pemerintah menyatakan bahwa negara tersebut harus mengevaluasi kembali kebijakan cryptocurrency untuk memfasilitasi pertumbuhan dan kematangan pasar mata uang kripto.

Pemerintah didesak untuk menciptakan tempat di mana industri, lembaga keuangan, dan organisasi terkait pemerintah dapat berkomunikasi dan bersama-sama mengembangkan pedoman yang relevan.

"Pemerintah telah salah memahami mata uang virtual dan mencoba memenuhi standar mata uang riil, jadi ada berbagai masalah. Industri tidak diam saat menunggu otorisasi kotak pasir pengaturan, jadi itu seperti menyimpannya di dalam kotak," kata wakil presiden Forum Industri ke-4 Majelis Nasional Song Hee-kyong.

Parlemen Korsel dilaporkan bersedia untuk mempromosikan industri blockchain. Namun menurut Song Hee Kyong mengatakan bahwa pemerintah harus tetap berhati-hati dan memiliki pendekatan konservatif terhadap teknologi dalam hal manajemennya.

Meski ramah terhadap perkembangan bisnis cryptocurrency dan blockchain, Korea Selatan sebelumnya melarang Initial Coin Offering (ICO) pada bulan September tahun lalu.

Alasannya, mereka mengklaim bahwa praktik penggalangan dana melalui penerbitan token cryptocurrency hampir mirip seperti judi. Terlebih, Komisi Jasa Keuangan Korsel menemukan perusahaan yang menggelar ICO menggunakan yurisdiksi asing dan masih mengumpulkan dana dari warga negara Korsel.

Source: Cointelegraph.com

Foto: CCN.com

Penulis/Editor: Andri Alfansyah