Singapura Nyatakan Cryptocurrency Bukan Bentuk Mata Uang Sah

2019-01-25 12:41:26

KoinRocket - Meski termasuk dalam daftar negara maju di Asia bersama Jepang, Hong Kong, dan lainnya, Singapura nyatanya punya sikap serupa seperti Indonesia. Mereka belum menerima cryptocurrency sebagai alat bayar yang sah (legal tender).

Pasalnya seperti dilansir BTCManager, Jumat (25/10/2019), Kementerian Hukum Singapura secara resmi menyatakan cryptocurrency bukan bentuk mata uang yang sah, dan menyarankan perusahaan untuk berhati-hati sebelum menerimanya sebagai pembayaran.

Pernyataan dari Kementerian Hukum Singapura muncul sepekan selepas pemerintah negara tersebut memperkenalkan rancangan undang-undang yang membahas pencucian uang dan pendanaan terorisme di industri batu dan logam mulia.

Padahal perusahaan perhiasan ternama di Singapura, SK Jewellery, berencana untuk mulai menerima cryptocurrency di tokonya. Dalam rencana ini, mereka Bizkey Network, startup sistem point-of-sale, dengan SK Gold di The Shoppes, Marina Bay Sands, menjadi toko yang berpartisipasi.

Di Singapura, para penjual batu dan logam mulia diwajibkan untuk melaporkan transaksi mencurigakan kepada pihak berwenang. Namun, transaksi ini tidak terbatas pada uang tunai dan tidak dibatasi oleh cara transaksi atau jumlahnya, dan termasuk transaksi yang dicoba atau tidak selesai.

Dari definisi ini, transaksi cryptocurrency yang mencurigakan juga dapat dilaporkan. Dalam keterangannya, SK Jewellery menyatakan bahwa mereka selalu mematuhi perintah pihak berwenang dan kasus cryptocurrency tidak akan berbeda.

Pemerintah Singapura mensyaratkan, semua batu mulia dan keterlambatan logam harus melakukan penilaian risiko pencucian uang dan pendanaan terorisme dan mengatur kontrol internal. Ini dilakukan untuk mengurangi kemungkinan risiko.

Menurut SK Jewellery, penggunaan cryptocurrency hanyalah sarana untuk memperluas basis pengguna. Perwakilan SK Jewellery mengatakan langkah itu adalah untuk mengambil bagian dalam pertumbuhan ekonomi digital tanpa mengekspos dirinya pada volatilitas yang tidak perlu di pasar cryptocurrency.

SK Jewellery saat ini sedang mengadakan kampanye Hari Token yang akan berlangsung selama seminggu hingga 27 Januari 2019. Dalam kampanye itu, ada diskon antara 10 dan 20 persen bagi pelanggan yang membayar emas atau berlian dalam cryptocurrency.

Source: BTCManager.com

Foto: Istimewa