Venezuela Kenakan Biaya Pengiriman Bitcoin 15 Persen

2019-02-12 15:49:28

KoinRocket - Volume perdagangan Bitcoin mingguan di Venezuela terus mengalami kenaikan. Kenaikannya mencapai 41 persen dibandingkan dengan minggu sebelumnya dengan perdagangan Bitcoin senilai 24 miliar VES (Venezuela Bolivar).  

Selama perdagangan yang berakhir pada 9 Februari 2019 lalu berdasarkan data dari Coin Dance, perdagangan mencapai 2.454 BTC, naik 450 BTC dari minggu sebelumnya.

Pemerintah Venezuela tidak ingin berdiam diri. Mereka dikabarkan berencana mengenakan biaya pengiriman (remittance) Bitcoin di negara tersebut dengan membuat regulasi baru.

Pemerintah Venezuela melalui Superintendencia Nacional de Criptoactivos (SUNACRIP) akan mengawasi pengiriman uang berbasis cryptocurrency di negara tersebut.

Biaya yang dikenakan sendiri cukup besar. Sebagaimana dilansir Bitcoinist dari media lokal Criptonoticias, Senin (12/2/2019), biaya pengiriman Bitcoin mencapai 15 persen.

“Putusan tersebut mendefinisikan komisi yang berkisar dari 0,25 euro ($ 0,28) sebagai tingkat minimum per transaksi, hingga 15% dari dana yang ditransfer dalam cryptocurrency. Selain itu, keputusan ini membatasi pengiriman remitansi bulan setara dengan 10 Petros (PTR), mata uang kripto yang dibuat oleh Pemerintah Venezuela.”

Pengumuman ini juga menetapkan batas atas untuk pembayaran cryptocurrency yang dipatok sebesar $3.000. Tidak sedikit kalangan menilai besaran biaya pada pengiriman uang cryptocurrency kontraproduktif dengan esensi pembayaran internasional.

Pembayaran melalui cryptocurrency menghapus biaya mahal yang dibebankan oleh layanan arus utama seperti bank. Struktur biaya yang ditetapkan SUNACRIP untuk pengiriman cryptocurrency malah lebih mahal daripada mata uang fiat.

Source: Bitcoinist.com

Gambar: News.Bitcoin.com