Mantan Menteri Energi Rusia Siap Luncurkan Cryptocurrency yang Didukung Minyak

2019-02-26 16:26:04

KoinRocket - Mantan pejabat negara Rusia berencana untuk meluncurkan proyek cryptocurrency yang didukung minyak. Mata uang digital tersebut diluncurkan untuk melewati pembatasan perdagangan dan keuangan.

Sebagaimana laporan yang dilansir dari Dailyhodl, Selasa (26/2/2019), cryptocurrency yang didukung minyak tersebut akan diluncurkan oleh mantan Menteri Energi Rusia, Igor Yusufov.

Igor Yusufove kabarnya sedang dalam tahap akhir pengembangkan peta jalan untuk aset digitalnya. Cryptocurrency-nya diyakini dapat mempengaruhi dolar AS di komunitas internasional dan membantu negara-negara menangani fluktuasi harga fiat.

“Pengenalan sistem penyelesaian cryptocurrency di pasar energi secara hipotetis memungkinkan kita untuk menghindari biaya yang terkait dengan penggunaan mata uang yang tidak didukung - ketidakpastian fluktuasi nilai tukar, komisi pertukaran mata uang, pembatasan perdagangan.”

“Proyek semacam itu dapat memberikan kontribusi yang signifikan bagi pengembangan ekosistem digital Rusia dan internasional dan menetapkan halangan baru untuk infrastruktur komersial, penggunaan blockchain dan smart contract untuk layanan non-finansial,” lanjutnya.

Menurut Igor, dalam situasi pasar minyak saat ini dan ketidakstabilan pembayaran dalam dolar - logika perkembangan ekonomi digital pada skala global menunjukkan dengan tepat jalur pengembangan ini.

Setelah meluncurkan platform cryptocurrency, negara-negara penghasil minyak disebutkan akan dapat bermanuver sehubungan dengan pembatasan keuangan dan perdagangan, yang telah menjadi terlalu banyak dalam beberapa tahun terakhir.

“Negara-negara anggota OPEC + mengendalikan lebih dari 2/3 cadangan minyak dunia. Persatuan seperti itu untuk kepentingan mereka sendiri tidak hanya logis tetapi juga secara ekonomi dapat dibenarkan,” ucapnya.

Cryptocurrency yang didukung minyak diklaim Igor akan menciptakan struktur yang dapat diandalkan untuk pasar kriptografi. Dia pun mengusulkan adanya sistem penyelesaian mata uang kripto untuk sumber daya alam lainnya.

Proyek ini dilaporkan akan diluncurkan pertama kali di Commonwealth Independent States (CIS), yaitu Armenia, Azerbaijan, Belarus, Georgia, Kazakhstan, Kirgistan, Moldova, Rusia, Tajikistan, Turkmenistan, Ukraina dan Uzbekistan.

Rencana peluncuran cryptocurrency dari Igor Yusufov hadir bertepatan dengan rencana pemerintah Rusia untuk menerbitkan regulasi untuk cryptocurrency. Mereka kabarnya bakal memperkenalkan regulasi tersebut pada Maret mendatang.

Source: Dailyhodl.com

Foto: Investinblockchain.com