AnChain: 75 Persen Transaksi di dApp Dilakukan Bot

2019-06-11 16:13:03

KoinRocket - Kelompok peretas blockchain APT yang menyediakan keamanan ekosistem blockchain berbasis kecerdasan buatan, AnChain.AI, menemukan fakta mengejutkan mengenai aktivitas transaksi di aplikasi terdesentralisasi (dApp) pada ekosistem EOS.

Dilansir Coindesk dari CBInsights, Selasa (11/6/2019), mereka menyatakan bahwa volume transaksi dengan nilai setara $6 juta dilakukan oleh bot berbahaya selama kuartal pertama 2019.

Lebih rinci, kelompok tersebut menemukan banyak akun unik sebanyak 51 persen. Tidak hanya itu, 75 persen total transaksi disebutkan dilakukan akun-akun bot alias akun non-manusia.

CEO AnChain.AI Victor Fang mengatakan, aktivitas bot mengancam integritas industri blockchain, karena aktivitas pengguna, volume transaksi, dan volume harian adalah di antara metrik yang paling sering diminta untuk menentukan validitas teknologi.

Dia melanjutkan bahwa bot-bot tersebut diprogram untuk meningkatkan peringkat dApp, meningkatkan likuiditas token utilitas Dapp, meraup untung yang belum dibayar atas dividen pembayaran Dapp, menyabotase pesaing dengan menyarankan Dapp, atau meluncurkan serangan yang ditargetkan pada Dapp yang rentan.

Menurut Victor, aktivitas bot bukan merupakan bug, melainkan fitur dari blockchain yang terdesentralisasi. Transaksi yang disamarkan membuat bot tidak terdeteksi untuk jangka waktu yang lama dibandingkan dengan akun internet berbasis IP yang diatur oleh otoritas pusat, seperti ICANN atau SEC.

"Sifat desentralisasi membuat blockchain lebih sulit dipertahankan daripada sistem cloud," katanya.

Meski begitu, blockchain diakui akan lebih aman dalam jangka panjang. Hanya saja karena cara kriptografi yang telah diterapkan, saat ini tidak ada cara untuk memastikan pertumbuhan organik.

Dalam identifikasinya, AnChain menemukan lima alamat Ethereum di balik serangan yang sangat canggih menggunakan 50.000 bot jahat yang dapat menghancurkan diri sendiri. Bot tersebut berhasil mencuri $4 juta selama dua minggu dengan cara mengeksploitasi kelemahan Smart Contract dalam game judi populer.

Sementara itu dApp paling aktif adalah EOS yang nilai transaksi mingguannya mencapai $480 juta. Meski aktivitas botnya sedikit, Platform dApp paling populer kedua setelah Ethereum ini disusupi bot paling banyak, sekitar 1.900 dari 4.500 pengguna unik.

 

Source: Coindesk.com

Foto: CCN.com

Penulis/Editor: Andri Alfansyah