Infeksi 400 Ribu Komputer, 2 Pelaku Cryptojacking Asal Rumania Dinyatakan Bersalah Pengadilan AS

2019-04-15 12:20:38

KoinRocket - Bogdan Nicolescu (36) dan Radu Miclaus (37) adalah dua tersangka pelaku kejahatan siber asal Rumania yang diketahui menginfeksi ratusan ribu komputer dengan malware untuk mencuri cryptocurrency.

Kedua tersangka tersebut sudah ditangkap lewat ekstradisi dari Rumania ke AS. Kini mereka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyatakan bahwa mereka bersalah.

Dilansir dari Cryptoglobe, Bogdan dan Radu didakwa dengan 21 tuduhan setelah menginfeksi 400.000 komputer individu dengan malware untuk menambang cryptocurrency dan mencuri data pengguna.

Kedua pelaku tersangka sendiri dilaporkan sudah mengaku bersalah atas tuduhan tersebut. Dalam pengakuannya, mereka menjalankan operasi mereka dari Bucharest, di Rumania.

Kejahatan siber keduanya dilakukan pada 2007 lalu. Mereka menggunakan malware yang dikembangkan sendiri dan terpasang pada kompter korban saat mereka mengklik file tertentu.

Sebelumnya, mereka menggunakan email di mana menyamar sebagai organisasi yang sah untuk membuat para korban mengklik file terlampir. Mereka lalu mengumpulkan alamat email dari komputer yang terinfeksi untuk mengirim lebih banyak email berbahaya.

Lebih parah, ketika para korban mengunjungi situs web seperti Facebook dan PayPal, mereka diarahkan ke situs web yang sama di mana akan mencuri data mereka begitu dimasukkan.

Data keuangan akan digunakan untuk mencuri dana korban, sementara data lain lainnya akan dijual di web gelap.

Dana curian dilaporkan digunakan untuk membayar Virtual Private Networks (VPN) yang membantu mereka tetap anonim dan  memposting daftar palsu ke situs web seperti eBay sehingga pengguna mengklik pada file yang terinfeksi malware.

Tindakan kejahatan yang dilakukan kedua orang Rumania tersebut dilaporkan bernilai jutaan dolar. Rencananya pengadilan akan memberikan hukuman pada 14 Agustus.

Source: Cryptoglobe.com

Foto: Cryptomode.com

Penulis/Editor: Andri Alfansyah