International Chamber of Commerce Bawa Blockchain ke 45 Juta Anggotanya

2019-04-12 16:53:07

KoinRocket - Adopsi teknologi blockchain dalam dunia bisnis akan semakin besar pada tahun ini. Pasalnya, International Chamber of Commerce (ICC) akan membawa teknologi ini ke 45 juta anggotannya, seperti Amazon, Coca-Cola, PayPal, McDonald's, dan banyak lainnya. 

Ini menyusul organisasi nirlaba internasional yang bekerja mempromosikan dan mendukung perdagangan global berbasis di Paris tersebut baru saja menjalin kemitraan dengan Perlin, startup blockchain berbasis di Singapura.

Dihimpun dari Coindesk, Jumat (12/4/2019), kemitraan tersebut bertujuan untuk meningkatkan proses rantai pasokan di perusahaan anggota, sehingga menjadikannya lebih mudah dilacak dan transparan.

ICC dilaporkan akan membantu para anggota yang tersebar di 130 negara untuk terhubung ke platform blockchain Perlin. Diharapkan mereka akan mendapat manfaat dari penerapan teknologi yang baru lahir tersebut.

Untuk tahap awal proyek, Perlin dilaporkan akan menawarkan akses gratis ke platform blockchain. Mereka juga akan fokus pada keterlacakan penelusuran blockchain dan sistem transparansi yang praktis dan dapat diskalakan untuk rantai nilai.

"Bekerja sama dengan Perlin, yang memimpin bidang dalam pengembangan blockchain dan distribusi buku besar, kami dapat membantu memfasilitasi transformasi yang praktis dan benar-benar mengganggu bagi bisnis di setiap sektor industri yang mungkin," kata sekretaris jenderal ICC, John Denton.

Perlin sendiri sudah mengerjakan proyek percontohan blockchain dengan perusahaan-perusahaan besar. Salah satunya adalah produsen bahan berkelanjutan, Asia Pacific Rayon (APR).

Proyek percontohan yang disebut “Follow Our Fibre” bertujuan untuk memberikan transparansi kepada pelanggan APR di seluruh rantai pasokan, sehingga dapat memantau tahapan produksi utama dari penanaman hingga pengiriman.

Proyek tersebut akan menyediakan data permanen pada database blockchain yang aman supaya APR beroperasi sesuai dengan standar dan sertifikasi berbasis peraturan dan industri yang relevan.

ICC dan Perlin rencananya juga mengerjakan proyek-proyek lain, yaitu inisiatif Aksi Bisnis ICC untuk Menghentikan Pemalsuan dan Pembajakan (BASCAP). Inisiatif itu diciptakan untuk meningkatkan kesadaran akan kerugian ekonomi dan sosial” dari pemalsuan dan pembajakan.

Source: Coindesk.com

Foto: Bigstockphoto.com

Penulis/Editor: Andri Alfansyah