Singapura Bakal Hapus PPN untuk Cryptocurrency

2019-07-10 10:42:10

KoinRocket - Pemerintah Singapura berencana menghapus pajak pertambahan nilai (PPN) untuk cryptocurrency. Hal tersebut termuat dalam rancangan undang-undang yang diajukan Inland Revenue Authority of Singapore (IRAS).

Diwartakan Beincrypto, Rabu (10/7/2019), IRAS berencana membuat pengecualian PPN untuk cryptocurrency yang diperdagangkan dengan mata uang fiat atau cryptocurrency lain seluruhnya.

Begitu disahkan pemerintah Singapura, aturan penghapusan PPN untuk cryptocurrency ini akan berlaku pada awal tahun depan. 

IRAS sendiri dilaporkan sudah mengadakan survey terhadap berbagai perusahaan cryptocurrency. Pengecualian PPN akan berlaku untuk token pembayaran digital seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan Monero.

Selain itu, IRAS juga akan menghapus kewajiban pajak barang dan jasa pada cryptocurrency. Ini akan sejalan dengan negara-negara lain yang telah mengadopsi aturan pajak serupa.

Sedangkan cryptocurrency berjenis 'stablecoin' yang dipatok dalam mata uang fiat atau aset lain tidak akan dibebaskan dari pajak barang dan jasa.

Singapura sendiri merupakan negara dengan biaya tenaga kerja dan tanah yang tinggi. Jadi tak heran apabila sebagian besar perekonomian negara ini akan mengarah ke digital.

"Di sinilah kepercayaan, standar, jaminan kualitas [dan] perlindungan kekayaan intelektual akan menjadi sangat penting," kata Menteri Perdagangan dan Industri Chan Chun Sing.

Negara maju di Asia Tenggara ini juga dikenal sebagai pusat utama cryptocurrency. Jelas, pembebasan PPN pada cryptocurrency akan membuatnya lebih menarik bagi investor.

Langkah yang dilakukan Singapura dinilai dapat menjadi preseden bagi negara-negara lain untuk mengikuti langkah yang serupa. Karena pada akhirnya, langkah pembebasan pajak terhadap cryptocurrency akan menarik investasi blockchain secara signifikan.

 

Source: Beincrypto.com

Foto: Shutterstock

Penulis/Editor: Andri Alfansyah