Syarat Dapat Subsidi Bunga KPR dan UMKM dari BTN

2021-01-06 10:48:54

Cashcash Pro – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berencana mengebut penyaluran sisa subsidi bunga Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) serta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pada awal tahun ini.

“Sisanya dana subsidi akan kami kebut pada awal tahun 2021 secara bertahap” kata Plt Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu dalam keterangannya dilansir dari Kompas, Rabu (6/1/2021).

Sebelumnya, BTN telah merealisasikan subsidi kredit sebesar Rp 2,49 triliun kepada 1,24 juta debitur. Jumlah ini setara dengan 96 persen dari dana subsidi yang diberikan Kementerian Keuangan sebesar Rp 2,6 triliun.

Secara rinci, subsidi kredit disalurkan kepada sekitar 1,13 debitur KPR Konvensional sebesar Rp 2,175 triliun, 62 debitur UMKM sebesar Rp 578,1 juta, 118.523 debitur KPR Syariah sebesar Rp 322,144 miliar.

Nixon menjelaskan debitur harus memenuhi sejumlah persyaratan agar mendapat subsidi kredit. Syarat tersebut tertuang dalam PMK Nomor 138 Tahun 2020.

Syaratnya antara lain debitur yang mendapat subsidi merupakan kredit UMKM, KPR hingga tipe 70, dan kredit kendaraan bermotor produktif dengan plafon kredit/pembiayaan paling tinggi Rp 10 miliar.

Selanjutnya debitur memiliki baki debet kredit/pembiayaan sampai dengan 29 Februari 2020, tidak termasuk dalam Daftar Hitam Nasional untuk plafon kredit/pembiayaan di atas Rp50 juta, berkategori performing loan lancar, bukan termasuk rekening KUR, dan tidak dalam jatuh tempo.

Lalu debitur yang berhak mendapatkan subsidi adalah debitur yang dipilih oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan diverifikasi kembali oleh bank. Setelah itu, debitur akan diberitahu oleh Bank saat pendistribusian berhasil.

“Intinya kami berusaha seoptimal mungkin menyalurkan subsidi kepada yang benar-benar berhak, dengan harapan dapat meringankan beban kredit, meningkatkan daya beli, dan tetap memberikan ruang bagi para debitur untuk tetap produktif di masa pandemi Covid-19 ini,” ucap Nixon.

Jika lolos verifikasi, debitur akan menerima surat pemberitahuan dari bank berisi informasi portal web yang bisa di akses oleh debitur yaitu di alamat https://www.jendelaumkm.id dengan menggunakan NIK dan Nomor Rekening Kredit.

Rencananya, BTN akan memberikan subsidi bunga untuk tagihan mulai Mei 2020 hingga 6 bulan ke depan atau maksimal hingga Desember 2020, tergantung dengan kondisi syarat yang berlaku.

Foto: Katadata.co.id