Waspada! Pelaku Penipuan Cryptocurrency Kini Beralih ke Media Sosial

2019-02-08 16:34:52

KoinRocket - Penipuan investasi dengan menggunakan taktik cold calling tradisional sepertinya sudah mulai ditinggalkan para penjahat dalam melakukan aksi kejahatannya. Taktik yang digunakan diklaim telah berubah ke media sosial.

Dalam laporan barunya seperti dilansir Ethnews, Jumat (8/2/2019), badan regulasi keuangan Inggris, Financial Conduct Authority (FCA) menyebutkan para penipu kini beralih ke Facebook dan Instagram untuk menipu orang berinvestasi.

FCA mencatat bahwa penipuan investasi melalui media sosial naik pada 2018. 54 persen dari mereka yang melaporkan penipu potensial dihubungi secara online. Jumlahnya naik dari tahun sebelumnya yang sebanyak 45 persen.

Skema penipuan investasi lewat media sosial ini dilaporkan menjangkau individu di bawah usia 25 tahun. Mengulang laporan serupa tahun lalu, mereka yang berusia di bawah 25 tahun enam kali lebih mungkin mempercayai tawaran investasi yang diterima melalui media sosial daripada yang berusia di atas 55 tahun.

FCA dalam laporannya mengungkapkan bahwa penipuan cryptocurrency adalah yang paling banyak dilaporkan. Nilai kerugian diakibatkan oleh penipuan investasi sepanjang 2018 mencapai $223 juta.

Sebanyak 85 persen dari dugaan kasus penipuan investasi pada tahun 2018 disebutkan terkait dengan forex, investasi dalam saham dan obligasi, atau mata uang digital. Rata-rata kerugian sekitar $33.000.

FCA pun memberi peringatan kepada para investor untuk waspada selama kuartal pertama 2019. Periode tersebut dianggap sebagai puncak musim investasi sebelum akhir tahun pajak.

Source: Ethnews.com

Foto: Coincentral.com