5 Hal Penting Saat Memilih GPU untuk Menambang Cryptocurrency

2019-04-04 15:45:20

KoinRocket - Menambang cryptocurrency membutuhkan mesin penambangan khusus yang disebut dengan ASIC (Application-Specific Integrated Circuit). Namun kamu juga bisa menambang mata uang digital dengan kartu grafis (GPU).

Nah kamu buat yang sedang mencari GPU menambang cryptocurrency, ada beberapa hal penting untuk diperhatikan saat memilih kartu grafis yang efisien dan cepat.

Bagaimana cara memilih GPU terbaik untuk ditambang? Berikut ini fitur-fitur pentingnya sehingga membantu kamu memutuskan GPU mana yang layak untuk dimiliki.

1. VRAM

VRAM dengan kapasitas memori internal 2-4 GB sebelumnya sudah cukup untuk menambang cryptocurrency seperti Ethereum. Saat Ethereum diluncurkan pada 4 tahun yang lalu, banyak GPU dilengkapi dengan kapasitas memori internal 1GB.

Sering perkembangan zaman, kapasitasnya meningkat sebesar 750 MB per tahun. Kini di 2019, kapasitas memori internal di GPU terbaik saat ini sudah mendukung setidaknya hingga 8 GB.

2. Hashrate

GPU yang paling canggih saat ini memiliki tingkat hashrate diukur dalam GH (Gigahash) dan TH (Terahash). Hashrate adalah kecepatan di mana perangkat membuat perhitungan untuk menyelesaikan algoritma.

Variabel ini diperkirakan dalam hash dibuat per detik. Model GPU kelas atas memiliki kecepatan ini diukur dalam Megahash per detik (M/s). Ini artinya setidaknya satu juta hash dieksekusi dalam satu detik.

3. Bus width

Bus witdh adalah jumlah chip yang dapat ditemukan pada suatu perangkat. Efisiensi kartu grafis ditentukan oleh memorinya, jadi kartu grafis yang harus kamu pilih memiliki bus witdh yang lebih tinggi.

Kartu grafis 256-bit biasa dengan 8 chip tidak mencukupi. Oleh karena itu, kamu harus memilih tingkat memori yang lebih baik untuk menggunakan setidaknya 16 chip.

4. Konsumsi daya

Catatan untuk kamu, penambangan adalah proses yang tidak murah bahkan setelah kamu membeli peralatan penambangan. Kamu masih harus membayar tagihan listrik sesudahnya.

Pilihan terbaik adalah memilih adalah GPU yang konsumsi daya listriknya lebih sedikit. Terlabih buat kamu ingin menikmati penghasilan tetap, perangkat keras pertambangan cryptocurrency harus beroperasi 24/7.

5. Pendinginan

Fitur terakhir yang harus diperhatikan adalah pendinginan. Kamu harus menjaga agar ladang penambangan cryptocurrency tidak menjadi terlalu panas. Jika terlalu panas, perangkat keras penambangan cryptocurrency akan terancam rusak.

Selain itu, terlalu panas juga dapat menghambat kinerja kartu grafis dan membuat ruangan semakin tidak nyaman. Kamu bisa mengakalinya dengan  . memasang pending ruangan (AC) atau kipas angin untuk pilihan lebih murah.

Source: U.today

Foto: AMD Radeon RX 470/Techspot.com

Penulis/Editor: Andri Alfansyah