Cara Mencairkan Bansos PKH di BRI, BTN dan Bank Lainnya

2021-01-06 18:18:27

Cashcash Pro – Pemerintah melalui Kementerian Sosial telah mencairkan Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) lewat sejumlah bank penyalur yaitu Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI) dan Bank Tabungan Negara (BTN).

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengumumkan hal tersebut dalam acara Peluncuran Bantuan Tunai Se-Indonesia Tahun 2021 di Istana Negara dilansir dari Tirto.id, Senin (4/1/2021).

Bansos PKH diberikan menyusuk mewabahnya pandemi Covid-19 yang saat ini terus berlangsung di seluruh wilayah Indonesia. Oleh karena itu, keluarga penerima manfaat (KPM) bansos PHK dapat mencairkan dana bantuan melalui bank-bank tersebut.

Agen Bansos Bank Mandiri

KPM PKH dapat melakukan pencairan melalui Agen Bansos Bank Mandiri dengan ketentuan sebagai berikut:

- KPM dapat mendatangi Agen Bansos dengan membawa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan PIN Mailer (jika tidak hafal nomor PIN kartu tersebut);

- KPM akan diminta untuk menggesekkan kartu di EDC dan memasukkan No. PIN di EDC tersebut;

- Apabila transaksi telah sukses, maka KPM akan menerima dana bantuan yang diberikan oleh Agen;

Melalui ATM Mandiri, BNI, BRI dan BTN

KPM dapat melakukan pencairan di ATM dengan menggunakan menu Penarikan Tunai pada ATM Mandiri, BNI, BRI dan BTN

Penarikan di Cabang lewat Counter Teller

KPM dapat melakukan pencairan di Cabang dengan alur sebagai berikut:

- KPM mendatangi Cabang dengan membawa KKS dan PIN Mailer (apabila tidak hapal);

- Saat di Counter, KPM menginformasikan untuk penarikan dana bantuan sosial;

- Teller akan melakukan verifikasi dan validasi, apabila sudah sesuai, KPM akan menerima dana bantuan.

Bagi penerima yang sakit, lanjut usia dan penyandang disabilitas berat, bank-bank tersebut akan mengantarkan langsung ke tempat tinggal masing-masing, kata Mensos Risma.

Bansos PKH Kemensos ini akan disalurkan setiap 3 bulan sekali, Januari, April, Juli dan Oktober, yang dapat dimanfaatkan untuk:

- Peningkatan kesehatan keluarga,

- Peningkatan pendidikan anak dan mengurangi beban keluarga,

- Kebutuhan dasar modal usaha, dan

- Sebagian untuk ditabung.

Sesuai alokasi anggaran, Kemensos menargetkan PKH Kemensos 2021 bisa tersalurkan untuk 10 juta keluarga penerima manfaat dengan total anggaran Rp28,7 triliun.

PKH diberikan kepada Keluarga Sangat Miskin (KSM) sementara Penerima bantuan PKH disebut Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Data keluarga yang dapat menjadi peserta PKH didapatkan dari Basis Data Terpadu dan memenuhi sedikitnya satu kriteria kepesertaan program berikut, yaitu:

- Memiliki ibu hamil/nifas/anak balita;

- Memiliki anak usia 5-7 tahun yang belum masuk pendidikan dasar (anak pra sekolah);

- Anak usia SD/MI/Paket A/SDLB (usia 7-12 tahun);

- Anak SLTP/MTs/Paket B/SMLB (Usia 12-15);

- Anak 15-18 tahun yang belum menyelesaikan pendidikan dasar termasuk anak dengan disabilitas;

- Memiliki lanjut usia mulai dari 60 (enam puluh) tahun ke atas.

Foto: Ist.