Diinfokan via SMS, Ini Cara Cairkan Bantuan UMKM Rp 2,4 Juta di BRI

2020-09-07 16:06:45

Cashcash Pro Blog – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) adalah salah satu bank yang ditunjuk oleh pemerintah untuk menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar Rp 2,4 juta.

Dalam prosesnya, BRI akan memberitahukan bahwa warga yang mendapatkan bantuan dari pemerintah melalui SMS. Namun tidak sedikit warga yang bingung karena bantuan tersebut tidak dapat ditarik di ATM meski sudah menerima SMS.

Ternyata ada beberapa langkah yang harus dilakukan agar bantuan tersebut dapat dicairkan. Pertama warga yang mendapat SMS harus mendatangi Bank BRI untuk verifikasi data dengan membawa contoh produk, KTP dan Buku Tabungan.

Setelah itu, petugas bank BRI akan melakukan verifirkasi dan memberitahu bahwa dana akan cair paling telat 2 x 24 jam. Jika dapat SMS resmi dari bank, penerima harus segera datangi bank untuk verifikasi.

Jika terlalu lama mencairkan, dana bantuan yang diberikan bisa ditarik lagi oleh pemerintah. SMS dari Bank resmi tidak ada nomor telepon tapi tertera tulisan seperti BRI dan tidak disuruh telepon dulu tapi langsung ke bank.

Penting untuk diperhatikan, kalau disuruh telepon atau transfer dana, Anda sebaikanya jangan melakukannya. Sebab hal tersebut terindikasi penipuan. Untuk verifikasi data, Anda harus mendatangi bank bersangkutan.

Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan UKM Hanung Harimba Rachman meminta penerima BLT UMKM segera datang ke bank untuk melakukan proses pencairan. Jika tidak melakukan verifikasi atau pencairan dana, maka bantuan tersebut akan ditarik atau dikembalikan ke pemerintah.

"Pengusaha mikro yang dapat bantuan akan diberitahukan dari SMS, dalam pemberitahuan itu mereka diarahkan untuk datang ke perbankan Himbara (himpunan bank negara/BUMN)," ujarnya dilansir dari Kompas.com, Rabu (7/9/2020).

"Jadi ketika disuruh untuk datang ya harus datang mengkonfirmasi, lalu dicairkan lah dana tersebut," lanjut dia.

Hanung mengatkan, dana BLT ini memiliki batas pencairan hingga 3 bulan setelah dana sudah disalurkan. Bila tidak dilakukan pencairan atau konfirmasi sama sekali, maka pihak perbankan harus mengembalikan dananya kembali ke pemerintah.

Itu dilakukan untuk mendorong program Banpres Produktif menjadi tepat sasaran dan efektif. Bantuan ini diharapkan dapat menumbuhkan ekonomi bangsa karena bantuan diberikan sebagai modal usaha yang bisa diputar.


Foto: Tribunnews.com